CERITA KAMI

Bedah Buku “Mengamalkan Pancasila Dalam Terang Iman Katolik” Di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Surabaya

14-06-2019 13:03

Surabaya, Minggu 28 April 2019, cuaca cerah dan panas hari itu terasa menantang semua orang yang beraktivitas di hari libur. Tetapi, panas udara di luar ruangan masih kalah dengan dinginnya ruang Balai Paroki Lt. 2 Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya. Mulai pukul 10.00 WIB di aula tersebut diselenggarakan acara bedah buku “Mengamalkan Pancasila dalam Terang Iman Katolik”. Bedah buku ini terselenggara atas kerja sama antara Perpustakaan dan Kerawam Paroki Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya dengan PT Kanisius. Acara ini diselenggarakan untuk memberikan inspirasi bagi umat Paroki Santa Maria Tak Bercela dalam bersaksi di tengah masyarakat. Secara lebih khusus, ingin memantik inspirasi dalam mengamalkan Pancasila sebagai Dasar Negara dengan mengaitkannya pada Iman Katolik.

Acara ini menghadirkan Bapak Petrus Danan Widharsana sebagai penulis buku “Mengamalkan Pancasila dalam Terang Iman Katolik” dan dengan moderator RD Xaverius Chandra Marbun Hasiholan. Sambutan dan pembukaan acara diberikan oleh RD Agustinus Eka Winarno yang merupakan Pastor Kepala Paroki Santa Maria Tak Bercela Ngagel. Dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang berjudul “Pancasila Sakti” karangan Bapak Kamudjiono yang dibacakan oleh Ibu Dyan Agustin.

Di awal pemaparan, Bapak Petrus Danan Widharsana menyampaikan latar belakang penulisan buku ini dan urgensinya. Secara umum, buku ini ditulis untuk menjadi inspirasi bagi umat Katolik dalam mengamalkan Pancasila. Dilanjutkan dengan penjelasan poin-poin utama dari buku ini oleh pembicara. Sesi tanya jawab yang disediakan mendapat tanggapan yang sangat baik dari peserta. Tersedia kesempatan bertanya untuk sepuluh orang penanya dan seluruh kesempatan bertanya dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para peserta. Bapak Petrus Danan Widharsana menjawab setiap pertanyaan secara detil sehingga peserta puas. Di akhir acara, Bapak Petrus Danan Widharsana berkenan membubuhkan tanda tangan pada buku yang dibeli peserta.

Acara ini dibagi dalam dua sesi. Diselingi dengan istirahat di mana peserta dapat menikmati kudapan yang sudah tersedia dan mengunjungi pameran buku yang diselenggarakan PT Kanisius pada acara tersebut. Untuk menyemarakkan acara, PT Kanisius membagikan enam eksemplar buku sebagai doorprize untuk peserta. Pembagiannya dilakukan oleh pembawa acara yang memberikan beberapa pertanyaan. Untuk menjawabnya, peserta harus benar-benar memperhatikan seluruh materi yang disampaikan dalam acara ini termasuk misalnya nama lengkap moderator. Antusiasme para peserta dalam mengikuti acara ini patut diacungi jempol, sejak awal hingga akhir acara para peserta tidak beranjak dari kursi mereka.

Pukul 13.30 WIB, Ibu Josefine Hira Eksi yang merupakan ketua panitia acara menutup acara ini dengan memberikan bingkisan untuk pembicara dan moderator. Acara ditutup dengan doa dan berkat oleh RD Xaverius Chandra Marbun Hasiholan.

Umat Paroki Santa Maria Tak Bercela Ngagel sudah mulai melakukan gerak penyadaran atas Pancasila sebagai dasar negara dengan belajar bersama-sama menerapkan Pancasila dalam kehidupan beriman. Apakah umat dari Paroki lain juga mempunyai keinginan yang sama? Jangan terlalu lama menunggu, silakan hubungi kami. Kami siap bekerja sama menyelenggarakan kegiatan dengan Anda.

*Anton Prima Aryana