CERITA KAMI

Menjadi Bapak yang Baik Untuk Anak-Anak 3 Jam Bersama Pater Ag. Setyodarmono, SJ

14-06-2019 13:05

SMA Kolose De Britto hari menjadi salah satu tempat berlangsungnya salah satu event yang digawangi oleh Departemen Gerejawi PT KANISIUS. Ruangan aula yang tampak masih sangat baru, dan baru dua kali dipakai (termasuk kami yang hari ini menjadi pemakai kedua ruangan ini) tampak masih sangat sepi, karena memang belum ada kehadiran dari para peserta. Tak berselang lama, sekitar jam 8.45 tampak peserta (yang adalah para bapak-bapak) mulai berdatangan dan mengisi ruangan aula SMA Kolose De Britto yang baru. Kehadiran mereka tak lain adalah karena adanya sebuah kesadaran untuk semakin mengenal diri, menjadi seorang Ayah, seorang Bapak, bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan pada mereka.

Mungkin ini tampak tidak lazim, karena mengumpulkan para bapak dalam sebuah acara ‘menjadi bapak yang baik’bagi anak-anak. Acara ini diprakarsai oleh tim Bimbingan Konseling (BK) SMA Kolose De Britto (yang sudah lama menginginkan adanya acara untuk para bapak-bapak wali murid) dan Penerbit PT Kanisius (yang kebetulan baru saja menerbitkan buku baru karya Rm. Ag. Setyodarmono, SJ berjudul “Bapakku”). Maka, jadilah acara “3 Jam bersama Pater Ag. Setyodarmono, SJ” ini.

Rama Nano (begitu beliau kerap disapa), hadir sebagai pembicara utama mengajak “massa bayaran” yang adalah para frater novis serikat yesus provinsi Indonesia pada acara ini. Tampak pula hadir Rama Fajar, SJ (Pamong SMA Kolose De Britto) dan Rama Gustawan, SJ dalam acara ini. Peserta sejumlah 60 orang bapak dan 15 orang novis mengikuti acara ini sejak awal hingga akhir dengan antusias. Rama Nano dengan sangat jelas mengajak para peserta untuk mengenal jenis-jenis bapak dalam mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengingat kembali rentang pertumbuhan manusia. Acara menjadi semakin menarik, ketika sesi tanya jawab dimulai. Peserta banyak bertanya jawab perihal pentingnya perjumpaan yang menyegarkan para bapak seperti yang diadakan hari ini. Masalah utama yang banyak muncul adalah perihal komunikasi antara bapak dan anak. Ada beragam cara berkomunikasi, namun tentu tidak semua orang bisa menerapkannya dengan baik dan benar. Semua tergantung kebiasaan dan kemauan para bapak menerapkan teknik-teknik komunikasinya.

Pemaparan yang diberikan Rm. Nano menjadi semakin menarik ketika Rm. Nano juga beberapa kali mengisahkan pengalaman-pengalaman beliau dalam berelasi dengan bapak. Pada kesempatan ini pula, Ibu Mg. Sulistyorini (Direktur PT Kanisius) melaunching buku “Bapakku” dengan menyerahkan buku kepada Rm. Nano (selaku penulis), dan dari Rm. Nano menyerahkan kepada perwakilan dari sekolah dan orang tua wali.

Apakah para bapak-bapak lain juga ingin mengadakan acara serupa? Silakan menghubungi bagian marketing jika ingin mengadakan aktivitas seperti para bapak-bapak dari SMA Kolose De Britto ini.

(Widiantoro)