CERITA KAMI

Kunjungan Seminari Menengah Santo Laurensius, Ketapang

25-06-2019 10:39

Senin, 24 Juni 2019 PT KANISIUS mendapatkan kunjungan dari Seminari Menengah Santo Laurensius Ketapang, Kalimantan Barat. Sungguh sebuah kehormatan PT KANISIUS dipilih oleh Seminari Menengah Santo Laurensius Ketapang, Kalimantan Barat sebagai tempat untuk belajar para seminaris. Sebanyak 14 orang terdiri dari 1 Imam Pendamping dan 13 Seminaris hadir di Ruang Mahoni PT KANISIUS. Disambut oleh Bapak Ibu Christin Natalia, para seminaris yang awalnya nampak canggung kemudian menjadi cair.  Selanjutnya adalah sambutan dari Romo Andreas Setyo Budi Sambodo, Pr selaku Rektor Seminari Menengah Santo Laurensius sekaligus pendamping mengatakan "sangat senang bisa berkesempatan hadir mendampingi para seminaris" Beliau juga mengatakan kunjungan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak seminaris untuk menambah wawasan baru terutama tentang penerbit dan percetakan.

Materi awal disampaikan oleh Ibu Christin Natalia tentang profil singkat PT KANISIUS dalam bentuk slide presentasi. Para seminaris nampak menyimak dan begitu antusias. Materi selanjutnya adalah tentang proses penulisan yang disampaikan begitu lengkap, runut, dan menyentuh hati oleh Kepala Departemen Gerejawi Bapak Crispinus Subagya Adi. Bapak Cris Subagya juga menyentil para frater dengan film pendek kisah perjalanan hidup Yesus dengan backsound suara merdu Bryan Adam menyanyikan lagu Everything I Do. Liriknya pun sesuai dengan Yesus yang mengorbankan hidupnya untuk menebus dosa manusia.

“Look into my eyes, You will see

What you mean to me, Search your heart

Search your soul, And when you find me there

You'll search no more, Don't tell me it's not worth tryin' for

You can't tell me it's not worth dyin' for, You know it's true

Everything I do, I do it for you

Look into your heart. You will find

There's nothin' there to hide. Take me as I am

Take my life. I would give it all. I would sacrifice”

Bapak Cris Subagya juga memberikan 2 contoh cerita dari kehidupan sehari-hari. Cerita biasa namun menjadi luar biasa karena penyajiannya disertai dengan mengambil makna dan perenungan. Ini memancing para frater untuk menggali lebih dalam mengenai dunia penulisan dan penerbitan. Sesi tanya jawab begitu dinamis. Setelah selesai sesi tanya jawab dilanjutkan dengan foto bersama. Serta pemberitahuan ketentuan selama berkunjung ke percetakan dan pembagian masker sebagai aturan masuk ke ruang produksi Percetakan PT KANISIUS.

Agenda selanjutnya dan yang paling ditunggu-tunggu oleh para seminaris dan adalah kunjungan ke Percetakan PT KANISIUS.  Bersama Bapak Fellisianus Triyono, para seminaris melihat proses percetakan secara langsung.

Selesai kunjungan para seminaris menyempatkan diri untuk berfoto bersama di depan Taman Komunikasi PT KANISIUS.  Para seminaris juga gembira karena PT KANISIUS memberikan diskon 20% untuk buku-buku terbitan PT KANISIUS. Tampak para frater lebih banyak menyerbu outlet devosional, kaos, sebagai cindera mata saat  pulang ke Ketapang. Terima kasih kunjungannya Romo Andreas Setyo Budi Sambodo, Pr dan para seminaris. Semoga kunjungan ini menambah wawasan baru terutama tentang penerbit dan percetakan dan memberikan semangat baru bagi para seminaris. Salam literasi.

*Agata Vera