CERITA KAMI

Menghayati Kembali Panggilan Sebagai Guru

21-01-2020 10:20

Pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia. Setiap manusia memerlukan pendidikan, karena pada hakikatnya pendidikan memiliki tugas untuk mencerdaskan manusia. Bahkan, pendidikan juga memiliki nilai luhur untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan yang membelenggu jiwanya untuk menuju kepada pencerahan jiwa. Sehingga melalui pendidikan, manusia diharapkan mengalami transformasi kehidupan yang lebih baik dari keadaan sebelumnya.

Sayangnya mendidik manusia bukanlah suatu usaha yang mudah. Mengingat bahwa setiap manusia memiliki tingkat kecerdasan, ketangkasan, dan kemampuan yang berbeda-beda. Maka, diperlukan kesiapan dan metode belajar yang tepat dari guru agar mampu mendidik manusia yang cerdas serta berbudaya. Salah satu bentuk utama dari kesiapan guru adalah spiritualitasnya. Seorang guru tidak cukup hanya bermodalkan kepintarannya saja, tidak juga hanya sibuk dalam aktivitas belajar-mengajar. Lebih dari itu, hal mendasar yang perlu dimiliki oleh guru adalah spiritualitasnya.

Sebab spiritualitas merupakan napas, jiwa, roh, kesadaran diri yang memberikan suatu kehidupan dalam diri seseorang (hlm. 19). Spiritualitas dalam hal ini menyentuh dan bekerja pada ranah kedalaman diri sang guru. Singkatnya, ia bagaikan penggerak yang memberikan semangat kepada guru dalam menghayati panggilan hidupnya sebagai pendidik. Karena itu, seorang guru yang memiliki spiritualitas yang tinggi, ia akan memahami motivasi dirinya menjadi seorang pendidik.

Terima kasih kepada Koran Jakarta dan Saudara Firman Siregar atas pemuatan resensi Menghayati Kembali Panggilan Sebagai Guru dari Buku Spiritualitas Guru. Dimuat, Senin, 30 Desember 2019.