CERITA KAMI

SOSIALISASI MODUL BINA IMAN 2020 KOMISI KATEKETIK KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA

05-03-2020 15:55

Hari/Tanggal       : Sabtu, 29 Februari 2020

Waktu               : Pukul 09.00 – 15.00 WIB

Tempat              : Aula Pusat Pastoral Samadi, Klender.

Menindaklanjuti kegiatan yang dikerja samai oleh Komisi Kateketik (KomKat) dan Pusat Pastoral (PusPas) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) sebelumnya yaitu “Festival Pembuatan dan Pengajaran Bina Iman Anak” pada tahun 2018 yang lalu. Maka KomKat KAJ mengundang seluruh perwakilan Pembina Bina Iman Anak (BIA) dari 66 paroki, tiap paroki wajib mengirimkan 2 orang utusannya untuk menghadiri acara “Sosialisasi Modul BIA 2020” di Aula Pusat Pastoral Samadi di Wisma Samadi Klender (Jakarta Timur).

Hasil karya dari para Pembina BIA pada festival tahun 2018 tersebut disepakati untuk menjadi sebuah modul pembelajaran bina iman anak. Setelah melalui proses edit, layout dan ditambahkan ilustrasi maka modul tersebut telah siap cetak menjadi sebuah buku. Dan demi mempermudah proses produksi dan penyebaran ke seluruh Indonesia maka KomKat dan PusPas KAJ bekerja sama dengan Penerbit PT KANISIUS untuk menerbitkan karya yang sangat bermanfaat tersebut.

Puji Tuhan dan patut kita syukuri bersama pada hari Sabtu, 29 Februari 2020 kemarin KomKat KAJ berhasil meluncurkan buku modul BIA yang diberi judul “Lima Roti Dua Ikan” di Aula Pusat Pastoral Samadi (Klender). Romo V. Rudy Hartono, Pr. dengan resmi melaunching buku tersebut sebagai simbolis bahwa buku sudah dapat digunakan oleh umat Katolik tidak hanya di Keuskupan Agung Jakarta namun juga seluruh keuskupan di Indonesia. Romo Rudy juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh Pembina BIA yang turut membantu dalam proses pembuatan modul tersebut. Namun tugas belum selesai sampai disitu, karya nyata berikutnya harus diwujudkan dalam pengajaran BIA di paroki tentunya, agar anak-anak kita sebagai penerus gereja masa depan semakin mengenal Yesus Sang Juru Selamat kita.

Buku “Lima Roti Dua Ikan” ini memuat 150 topik yang perlu dikenalkan kepada anak, lengkap dengan bacaan Kitab Suci, teladan suci (Cerita Orang Kudus), berbagai tradisi, lagu-lagu, dan kegiatan (permainan) yang dapat membantu mereka mencecap, mencerna dan menginternalisasi berbagai keutamaan di dalam Gereja Katolik, dengan bimbingan para pendamping. Di samping itu, dengan buku yang sama, orang tua pun bahkan dapat menjalankan fungsi pendamping di rumah masing-masing. Dengan demikian, Bina Iman Anak dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, tidak hanya di Gereja atau tempat Bina Iman Anak diselenggarakan, tapi juga di rumah bersama orang tua.

Buku ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas agar lebih beriman kepada Allah dan juga untuk mengembangkan kepribadian, nilai-nilai hidup di keluarga, Gereja dan masyarakat. Semoga anak-anak memiliki iman yang kokoh, mendalam, berdasarkan pengetahuan dan pemahaman yang cukup., sehingga kelak dapat menjadi terang dan garam di tengah-tengah masyarakat. Agar lebih efektif dan praktis maka buku “Lima Roti Dua Ikan” ini dibagi menjadi 3 jilid.

Pada sesi pertama sebelum launching buku, para Pembina BIA yang hadir di Aula Pusat Pastoral Samadi juga dibekali dengan materi “Konsep Modul BIA” oleh Bapak St. Hendro Budiyanto Bersama dengan Bapak Markus Masan dari KomKat KAJ. Dan tidak ketinggalan juga tentunya ice breaking yang seru dan bergelimang doorprise membuat semangat para peserta yang hadir.

 

Oleh : Dionisius Devix Heriyono (2 Maret 2020)