CERITA KAMI

Jejak NU Menjaga Keutuhan Negeri

16-08-2018 08:55

Di balik stigma kaum sarungan yang kerap disematkan, Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi keagamaan yang penuh nuansa, kaya warna, sarat dinamika, dan selalu menarik untuk diperbincangkan. Atas dasar itulah, maka tak heran jika kajian tentang NU tumbuh subur dari berbagai kalangan, terutama para pemikir, ilmuwan, dan cendekiawan.

Jejak NU terutama dalam sejarah kebangsaan bisa kita selisik dari maraknya buku-buku tentang NU, baik dari ilmuwan Indonesia maupun ilmuwan asing. Pengakuan ketertarikan para ilmuwan terhadap NU makin kukuh dengan diorbitkannya buku bertajuk NU Penjaga NKRI. Karya yang disunting Iip D. Yahya ini merangkum tulisan para intelektual masa kini. Penilaian mereka relatif obyektif dengan fokus pembahasan kontribusi NU dalam upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut sejarawan Agus Sanyoto, dari tilikan akar sejarahnya, kegigihan NU dalam membela NKRI tersebut sejatinya adalah warisan berharga dari Walisanga yang sangat jenius dalam mengembangkan tradisi keagamaan bercorak pluralis dan multikultularis. Ciri khas itu masyhur disebut Islam Nusantara. Citra Islam Nusantara dengan latar belakang kebhinekaan itu akhirnya tumbuh pesat dan dianut oleh mayoritas umat Islam di Indonesia (hlm 16-17).

Terima kasih kepada Koran Sindo dan Ahmad Jauhari Litbang Yayasan Tarbiyatul Wathon, Gresik atas pemuatan resensi Jejak NU Menjaga Keutuhan Negeri dari Buku NU Penjaga NKRI dimuat Hari Senin, 12 Agustus 2018.