DARI MEDIA

Paradigma Platon Perihal Pedagogi

15-02-2019 12:56

Tren masa kini, jumlah orang bersekolah tinggi kian melonjak. Fakta ini cukup menggembirakan. Namun, seiring dengannya, kejahatan para insan akademik malah juga menanjak. Bukan niat menggeneralisasi, melainkan sepatutnya insan akademik, mendayagunakan kecerdasannya demi kebaikan. Apalah dikata,  justru panggang jauh dari api.

Inilah cermin buruk rupa dunia pendidikan. Apa penyebabnya? Buku karya A. Setyo Wibowo ini memberikan jawaban, bahwa “kegagalan membentuk disposisi prarasional (aspek nafsu dan emosi) akan menciptakan orang-orang rasional yang bengkok: rasionya bekerja baik, cerdas, tetapi alih-alih untuk membela kebaikan, rasio tersebut malah bekerja menjadi budak nafsu uang dan budak emosi pencarian harga diri dan kehormatan” (hlm. 65). Inilah fakta, yang terang-benderang menyekap bangsa ini. Gaduhnya dunia politik, menipisnya kepedulian, kesenjangan sosial, menguatnya kecurigaan, dan seterusnya, dapat ditengarai oleh sebab kesemerawutan dunia pendidikan.

Terima kasih kepada Galeri Buku Jakarta dan Saudara Ahmad Jauhari atas pemuatan resensi Paradigma Platon Perihal Pedagogi dari buku berjudul PAIDEIA: Filsafat Pendidikan-Politik Platon karya A. Setyo Wibowo, dimuat Jumat, 8 Februari 2019.