DARI MEDIA

Etiket Kecerdasan Politik

17-01-2020 13:02

WHO mendata kurang lebih satu juta orang meninggal karena bunuh diri setiap tahun. Berarti setiap 40 detik, 40 orang bunuh diri di seluruh dunia. Hingga 45 tahun terakhir, tingkat bunuh diri meningkat 60 persen. Kini menjadi satu dari tiga penyebab utama kematian untuk usia 15-44. Lebih 90 persen kasus bunuh diri disebabkan depresi berkepanjangan. Fatalnya, kini banyak orang muda mudah ”bunuh diri demi politik”.

Buku ini menjadi pencerah pikir kritis dari ribuan kasus etiket kehidupan manusia agar mampu menghadirkan sudut pandang terbaru. Ada tiga konteks besar di dalamnya. Pertama, etiket pengolahan pribadi yang dijabarkan dengan peranti filsafat Asia, Zen, Stoa, dan riset neurosains. Harapannya membantu manusia untuk menjalani hidup optimal. Konteks kedua dan ketiga adalah etiket aksesori manusia hidup, yaitu berebut politik nasional dan global (hlm vi). Konteks aksesori ini menjadi medan pertengkaran hidup kompulsif.

Medan pertengkaran kompulsif inilah biang kegagalan menalar hidup secara protopia (bedakan dengan utopia dan philosophia). Protopia adalah proses bertekun dalam kompleksitas hidup dan berusaha melampaui berbagai tantangan secara perlahan dan pasti. Protopia berarti kemajuan bertahap.

Wattimena menawarkan ciri pikir protopia. Ciri ini diserap dari Ellen Vrana (penulis politik asal AS) yang memaparkan lima ciri kecerdasan politik, yakni integritas, kesadaran diri, empati, strategi, dan eksekusi. Ellen mengklaim kecerdasan politik adalah kecakapan untuk memengaruhi orang guna mewujudkan tujuan khusus (hlm 355).

Ciri integritas yakni kemampuan orang untuk berteguh prinsip meskipun represif melawan prinsipnya sendiri. Kehidupan apa pun harus diisi nilai luhur kemanusiaan dan keutamaan etiket. Sikap saling menghormati, jujur, kerja efisien-efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas adalah wujud nyata integritas. Orang tak berintegritas tidak akan cakap berpolitik.

Terima kasih kepada Majalah Mingguan Katolik HIDUP dan Saudara Antonius Suparyanta atas pemuatan resensi Etiket Kecerdasan Politik dari buku Protopia Philosophi. Dimuat, 17 November 2019.