DARI MEDIA

Arsitektur Candi Sebagai Karya Agung

24-09-2018 08:44

Fenomena bangunan Candi sesungguhnya menegaskan peran arsitek dalam membangun pada masa dahulu kala. Seperti terpapar dalam buku ini, fenomena Candi tidak bisa dilupakan begitu saja. Pada saat yang sama, arsitektur Candi memuat keajaiban yang tidak bisa diremehkan. Hal ini merupakan keunikan tersendiri.

Permasalahannya, tidak mudah memahami atau menyadari bagaimana mereka memiliki ilmu arsitektur dalam membangun Candi yang begitu megah, bahkan menjulang tinggi. Pada tahap inillah, buku yang disusun oleh beberapa peneliti ini bisa menjadi inspirasi bagi pembaca untuk mengetahui fenomena keajaiban arsitektur Candi. Para peneliti ini membandingkan Candi yang ada di Indonesia dengan Candi di Kamboja.

Buku ini berangkat dari hipotesis bahwa Candi Angkor yang ada di Kamboja merupakan arsitektur Candi yang dipengaruhi oleh arsitektur Candi di Indonesia, yakni Borobudur dan Prambanan. Karena itu, buku ini memiliki sumbangan pemikiran akan kekayaan arsitektur di Indonesia dalam kancah dunia. Tiga bangunan Candi menjadi objek kajian dalam penelitian ini. Ketiga Candi tersebut adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Angkor Wat. Ketiga Candi tersebut dibandingkan untuk memperoleh kesimpulan jenis arsitekturnya (hal. 150).

Pemilihan tiga Candi tersebut cukup menarik untuk bisa membandingkan dan mengetahui bagaimana arsitektur ketiganya direpresentasikan dalam fenomena Candi dunia yang dibangun era kerajaan Hindu-Buddha di masa lalu. Rahadhian, dkk menyajikan konteks sejarah arsitektur Candi. Dalam bab-bab yang ada dalam buku ini dijelaskan secara apik, baik kerangka dasar bangunan, kerangka tengah, dan pusat di atas. Ditemukan kesamaan dan perbedaan dalam ketiga Candi tersebut.

Terima kasih kepada Kabar Madura dan Bapak Mahmudi Mahasiswa Program Doktor UIN Walisongo Semarang atas pemuatan resensi Arsitektur Candi Sebagai Karya Agung dari Buku Eksistensi Candi Sebagai Karya Agung Arsitektur Indonesia di Asia Tenggara, dimuat Senin, 3 September 2018.